3 Tips Mudah Agar Ikan Nila Cepat Bertelur - Ikanesia.id

3 Tips Mudah Agar Ikan Nila Cepat Bertelur

3 Tips Mudah Agar Ikan Nila Cepat Bertelur - Budidaya ikan nila harus membutuhkan agar ikan cepat bertelur, karena inilah lahan yang paling menguntungkan dari budidaya ikan Nila, selain daging ikannya.

Tingginya konsumsi makanan ikan air tawar merupakan lahan bisnis baru bagi kalian. Ikan nila salah satunya, menjalankan bisnis ikan nila itu sangat menguntungkan, karena yang bisa diolah sebagai dapur rezeki bukan saja dagingnya, tapi telurnya juga.

3 Tips Mudah Agar Ikan Nila Cepat Bertelur


Yang dimaksud dengan telurnya bukan berarti telur ikan nila di goreng atau olahan telur lainnya. Telur ikan nila bisa kalian manfaatkan untuk proses pembibitan, bibit inilah yang nantinya harus kalian jual pada para peternak ikan nila.

Baca Juga : Cara Mudah Budidaya Ikan Nila Lengkap Beserta Tipsnya

Karena semua peternak tidak tahu bagaimana caranya membibit ikan nila, makan ini bisa menjadi lahan bisnis untuk sukses. Yang perlu kalian pelajari adalah bagaimana agar ikan nila cepat bertelur dan membudidayakannya.

1. Tempat pembibitan

Kalian yang akan memulai bisnis pembibitan ikan nila maka harus memulainya dengan sungguh-sungguh, jangan setengah-setengah. Pertama yang kalian siapkan adalah tempat pembibitan.

Kalian harus menyiapkan kolam indukan, kolam ini adalah kolam yang khusus untuk induk dari para ikan-ikan kecil nila, setelah memilih indukan yang paling super maka pindahkan pada kolam indukan. Tapi pisahlah antara jantan dan betina.

Kemudian kalian harus menyiapkan kolam perkawinan atau pemijahan fungsinya untuk proses perkawinan ikan. Harus juga ada kolam larva, ini untuk ikan-ikan kecil nila, sementara jika sudah besar pindah pada kolam yang lebih besar, pada kolam terakhir inilah proses pembesaran terjadi hingga siap panen.

Baca Juga : Daftar Harga Kolam Terpal Terbaru

2. Makanan ikan yang baik

Pakan harus juga diperhatikan agar ikan nila mau bertelur, terlebih pada ikan yang menjadi indukan. Pada ikan yang menjadi indukan maka pemberian maka berbeda pada ikan yang untuk konsumsi.

Ikan indukan harus diperhatikan kondisinya, terutama pemberian makanan yang berupa bahan makanan mengandung nutrisi dan protein yang tinggi. Hal ini agar ketika bertelur, yang dihasilkan adalah telur terbaik dan kuat.

Proses ini harus sabar memang, dan juga harus memperhatikan kondisi dari ikan nila, jika ikan nila stres maka bisa dipastikan akan lama bertelur, dan mungkin saja malah tidak bisa bertelur.

Baca Juga : 5 Jenis Pakan Ikan Nila yang Mudah Didapat dari Lingkungan Sekitar

3. Pencegahan terhadap hama

Semuanya akan sepakat jika hama yang ada di sebuah peternakan atau pertanian harus dibasmi. Maka hama yang ada di kolam semua jenis kolam ikan nila maka harus bebas dari hama. Pembasmian hama ini juga salah satu cara agar ikan nila bertelur.

Jadi jangan sampai ketika proses mengawinkan ikan nila jantan dan betina, ternyata yang dikawinkan sudah terkena oleh hama. Dalam proses pencegahan ini kalian bisa memberikan vitamin pada ikan agar tidak mudah terserang hama.

Setelah pencegahan terhadap hama ikan dengan cara pemberian obat anti hama, maka kalian juga harus mencegahnya dengan cara manual. Artinya kondisi dari kolam-kolam harus benar-benar bersih, bersihkan setiap satu bulan sekali kolam kalian agar bebas dari penyakit.

Dengan memiliki kemampuan untuk proses pembibitan ikan nila maka kalian akan lebih sukses lagi, karena sekarang sudah bisa menjual ikan besar yang siap dikonsumsi dan juga bibit ikan pada ternak.

Karena kebutuhan dari ikan nila begitu besar maka jangan takut ikan besar dan benih ikan yang kalian jual tidak laku. Yang paling penting dari sebuah usaha pembibitan adalah kesabaran. Dengan bersabar dan selalu memperhatikan kondisi nila pasti kalian akan sukses.

Baca Juga : Daftar Harga Ikan Konsumsi Di Pasar

Agar ikan nila cepat bertelur sebenarnya gampang sekali. Kalian bisa perhatikan tips-tips di atas, kemudian jangan sampai nila yang kalian jadikan indukan stres, stres dari ikan ini bisa karena beberapa sebab.

Pertama karena hama, kemudian bisa juga karena airnya terlalu kotor, atau karena bising terhadap suara. Maka kalian sebagai peternak ikan nila harus paham ini agar sukses.

Iklan Atas Artikel

Iklan Tengah Artikel 1

Iklan Tengah Artikel 2

Iklan Bawah Artikel