Lompat ke konten Lompat ke sidebar Lompat ke footer

Cara Merawat Anak Ikan Cupang Paling Jitu agar Lebih Indah

Cara merawat anak ikan Cupang yang baik dan benar memiliki peran penting dalam menentukan bagaimana kondisi nantinya. Oleh sebab itu, Anda harus dapat memahami langkah-langkah di setiap tingkatannya untuk pengoptimalan tumbuh dan kembangnya.

Cara Merawat Anak Ikan Cupang Paling Jitu

Ikan Cupang saat ini menjadi pilihan banyak orang bahkan beberapa di antaranya rela merogoh kocek cukup dalam untuk memilikinya dengan tipe yang diidamkan. Hal ini menjadikan peluang besar untuk para peternak. Agar mendapatkan hasil maksimal berikut ini cara perawatan yang baik :

Cara Merawat Anak Ikan Cupang

1. Mengangkat Pejantan dari Tempat Pemijahan

Pengangkatan ini bisa Anda lakukan setelah 4 hari sejak telur menetas atau dapat lebih lama misalnya yaitu 2 minggu. Hal ini tergantung dengan sikap pejantan, karena jika baru pertama dikawinkan dan sebelumnya belum berpengalaman memelihara anaknya sendiri maka akan beresiko.

Setelah pejantan dipijahkan, Anda bisa memberi makanan berupa jentik atau kuri air. Pemberian ini juga perlu kehati-hatian karena jika salah bisa mengganggu kelangsungan hidup. Sebelumnya, perlu Anda ketahui bahwa 2 hari setelah menetas tidak perlu Anda beri makan.

2. Beri Makanan yang Tepat

Pemilihan pakan menjadi hal sangat penting yang perlu Anda perhatikan agar tidak salah. Beberapa bahan yang direkomendasikan yaitu telur rebus (bisa digunakan untuk usia 8-10 hari). Caranya yaitu dengan hanya mengambil bagian kuningnya saja agar tidak berlebihan.

Selain itu juga ada jentik nyamuk, udang, dan kutu air. Anda bisa memberikannya secara bergantian selama 4 minggu. Setelah itu, usahakan hanya memberinya cacing sutra atau makanan yang mudah didapatkan. Sebaiknya pantau bagaimana perkembangannya untuk memastikan pengoptimalannya.

3. Jaga Kebersihan Habitatnya

Ikan Cupang kecil tingkat kekebalan tubuhnya masih rawan, untuk itu kebersihan tempat pemijahan perlu Anda perhatikan untuk menghindari terkena penyakit salah satu nya jamur kulit. Pastikan pula untuk menggantinya 3 hari sekali, namun pada minggu pertama jangan diganti karena masih lemah.

Beberapa jenis ikan Cupang memiliki karakteristiknya masing-masing, untuk itu Anda perlu mempelajari terlebih dahulu bagaimana cara perawatannya. Hal Ini untuk menunjang agar warna serta kesehatannya tetap stabil, selain itu perlu Anda perhatikan terkait pakan disesuaikan usianya.

4. Perhatikan Suhu Air

Suhu air merupakan salah satu kunci untuk membuatnya lebih nyaman, untuk itu jika saat kemarau maka usahakan tingkat panasnya tetap stabil. Jika tidak, maka resikonya adalah ikan bisa stres sehingga menghambat pertumbuhannya bahkan dalam tingkat lebih parah akan mati.

Agar suhu air tetap stabil, Anda bisa memberikan tumbuhan air seperti eceng gondok. Hal ini bertujuan menstabilkan perubahan tingkat udara dalam aquarium atau kolam pemijahan. Sederhananya, fungsi tersebut sistemnya hampir sama dengan pohon bagi makhluk hidup di bumi.

5. Pemanfaatan Daun Ketapang

Daun ketapang dipercaya bisa membuat warna dari ikan Cupang semakin bagus, sehingga kemungkinan harga jual nantinya bisa lebih tinggi. Bahan tersebut menghasilkan zat organik khusus untuk menurunkan kadar PH air serta menyerap zat kimia berbahaya di dalam air.

Selain itu Anda juga perlu memperhatikan kadar oksigen di dalam air agar tetap bisa hidup dan tumbuh dengan baik. Usahakan selalu mengontrol kualitasnya, yaitu dengan cara menggantinya dua hari sekali agar tetap segar sehingga menjadikannya lebih sehat serta terawat.

Demikian penjelasan terkait dengan cara merawat anak ikan Cupang yang perlu Anda ketahui agar tumbuh kembangnya baik dan tidak terganggu. Oleh sebab itu sebelumnya cari informasi terkait hal tersebut secara lebih mendetail.

Artikel Yang Mungkin Kalian Suka :