Lompat ke konten Lompat ke sidebar Lompat ke footer

Cara Pemijahan Ikan Gurame Di Kolam Terpal Lengkap

Mengetahui cara pemijahan ikan Gurame di kolam terpal merupakan salah satu faktor penting keberhasilan dari budidaya tersebut. Ada banyak hal yang harus Anda perhatikan selama menjalankan prosesnya. Mulai dari kedalaman kolam, derasnya aliran air hingga bahan pendukung lainnya.

Beberapa Cara Pemijahan Ikan Gurame di Kolam Terpal Lengkap

Ada beberapa faktor serta syarat yang harus Anda lakukan sebelum memulai pemijahan ikan Gurame. Seperti kualitas serta ketenangan air kebersihannya hingga kadar oksigen. Hal tersebut sangatlah penting karena akan mempengaruhi keberhasilan proses penetasan telur. Berikut cara-caranya.

cara pemijahan ikan Gurame di kolam terpal

1. Persiapkan Kolam Untuk Pemijahan

Hal pertama yang harus Anda lakukan adalah menyiapkan kolam untuk pemijahan. Hal tersebut bertujuan agar menghasilkan kondisi berkualitas serta optimal selama proses tersebut dilakukan. Pastikan juga kolam sudah dilengkapi sebuah saluran guna masuk dan keluarnya air dengan lancar.

Tahap kegiatannya adalah, kolam dikeringkan selama 3 sampai 7 hari guna merangsang birahi dan terjadinya perkawinan. Membersihkan kolam dari sampah serta rumah di area sekitarnya. Lakukan pengapuran setelah pengeringan lalu mengisi air bersih. Dan setelah 4 hari induk bisa dimasukkan.

Baca Juga :  Cara Budidaya Ikan Gurame Untuk Pemula

2. Mempersiapkan Sarang

Sebelum melakukan pemijahan, induk ikan Gurame akan membuat sarang terlebih dahulu guna meletakkan dan menyimpan hasil telur. Agar proses tersebut menjadi lebih cepat, maka Anda perlu menyiapkan sebuah sosok yang terbuat dari bahan lainnya seperti ijuk ataupun sabut kelapa.

Kerangkanya bisa dengan menggunakan sosog ataupun ranting pohon serta bambu yang kemudian ditancapkan pada pinggir kolam. Untuk sarangnya sendiri Anda dapat menggunakan sabut kelapa serta ijuk yang telah dibersihkan agar lebih praktis dan telur tidak mengalami kerusakan akibat dari gesekan.

3. Penebaran Induk

Langkah pemijahan ikan Gurame di kolam terpal berikutnya adalah penebaran. Jika induk sudah matang serta siap untuk memijah, mak ma segeralah pindahkan ke kolam. Adapun ciri-cirinya seperti sifat pertumbuhannya terjadi cukup cepat dan bentuk badan ideal, ukuran kepala lebih kecil

Selain itu, dapat Anda lihat dari gerakannya yang lincah serta normal, serta sisik tersusun secara teratur tanpa terdapat luka sedikitpun, .bentuk bibir, mulut relatif mengecil dan tidak ada janggutnya. Untuk umurnya, berkisar di usia 2 sampai dengan 5 tahun.

4. Ikan Gurame Betina

Untuk bisa membedakan ikan gurami betina, maka ada beberapa hal yang harus Anda perhatikan secara fisik dan perilakunya. Lihatlah pada bagian dahinya, jika betina maka akan lebih menonjol kemudian sisi sirip dadanya cenderung berwarna terang gelap kehitaman.

Selain itu, Anda juga dapat mengetahuinya dari bagian dagu yang berwarna putih kecoklatan. Apabila diletakkan pada permukaan datar, maka ekor akan bergerak-gerak. Lalu jika sisi perut dilakukan distriping tidak mengeluarkan cairan, berarti ikan tersebut berjenis kelamin betina.

5. Ikan Gurame Jantan

Jika ingin mengetahui jenis kelamin jantan, Anda perlu memperhatikan bagian dahinya yang sangat menonjol dibandingkan dengan betina. Pada sisi dasar sirip cenderung berwarna lebih terang atau keputihan dan memiliki dagu kuning.

Apabila Anda letakkan pada permukaan datar, jika ikan Gurame tersebut berjenis kelamin jantan maka akan memberikan gerakan dengan mengangkat naik ekornya. Dan jika bagian perut distriping, keluar cairan berwarna putih seperti sperma.

Itulah tadi pembahasan mengenai beberapa cara pemijahan ikan Gurame di kolam terpal secara lengkap. Semoga info dari ikanesia dapat Anda jadikan referensi dan metode ketika nantinya ingin melakukan pemijahan terhadap ikan Gurame. 

 

Artikel Yang Mungkin Kalian Suka :