Lompat ke konten Lompat ke sidebar Lompat ke footer

Cobain 6 Cara Bisnis Ikan Cupang Agar Untungnya Melimpah

Ikanesia.id - Bisnis ikan Cupang memang terlihat sangat menggiurkan dan menarik untuk ditekuni. Hampir semua orang berlomba-lomba untuk hal ini. Baik langsung dipraktekkan atau dimodifikasi sedikit demi sedikit. Bahkan, ada banyak cara bisnis ikan Cupang yang bisa dilakukan agar untung melimpah.

Cara Bisnis Ikan Cupang Agar Untung Melimpah

Ada beberapa bisnis ikan Cupang yang bisa dilakukan oleh orang-orang yang ingin memulai ini. Ada dapat mencobanya perlahan agar dapat sesuai dengan ekspektasi. Berikut adalah beberapa memulai bisnis ikan Cupang dari awal :

Bisnis Ikan Cupang

1. Pahami Karakteristik dari Ikan Cupang 

Sebagai seorang pebisnis ikan Cupang, tentu Anda harus memahami seperti apa ikan Cupang itu. Ikan Cupang terdiri dari dua jenis, yakni jenis “hias dan adu”. Pemeliharaan keduanya tentunya berbeda dan tidak dapat disamakan.

Ikan hias dipelihara untuk dinikmati keindahan dan kecantikan serta bentuk termasuk corak warnanya. Sedangkan untuk ikan jenis adu, hanya fokus digunakan sebagai kompetisi aduan saja. Ketika akan menjualnya, tentu saja sang penjual harus memahami keduanya terlebih dahulu.

2. Pilih Bibit Unggul Berkualitas dari Keturunan yang Bagus

Hal yang perlu diperhatikan oleh seorang pebisnis ikan Cupang adalah memperhatikan bibit yang sehat dan bagus. Karena dengan begitu telur-telur tersebut akan kebal terhadap berbagai macam jenis penyakit.

Pencarian bibit unggul ini juga sangat penting untuk dilakukan. Yaitu agar nantinya ikan Cupang bisa hidup dan dijual dengan keadaan sehat serta tidak mudah jatuh sakit karena terserang beberapa penyakit.

3. Memisahkan Kandang Ikan Jantan dan Betina

Ketika menjual ikan hias, tentu saja Anda harus memisahkan kandang keduanya. Buatlah tempatnya masing-masing. Termasuk juga untuk tempat telur ikan. Pisahkan semuanya dalam beberapa wadah. Hal ini menjadi hal penting dalam cara bisnis ikan Cupang agar bisa maksimal lagi.

Pemisahan ini bertujuan untuk menjadikan ikan-ikan itu lebih bebas dan nyaman. Dengan begitu, pembeli juga nantinya pasti akan mencari berdasarkan jenis kelamin juga. Jadi penting untuk dibuat tempat sendiri-sendiri bagi masing-masing jenis kelamin ikan.

4. Menyediakan Makanan

Anda juga wajib untuk mengetahui seperti apa dan apa saja makanan ikan Cupang itu. Kutu air menjadi makanan bagi ikan jenis ini. Bahkan paling bagus untuk diberikan selain cacing sutra dan larva nyamuk. Sebaiknya pemberian pakan dilakukan sesering mungkin, contohnya 3-4 kali/hari.

Kutu air merupakan hewan yang mudah ditemui, Anda bisa menjumpainya di selokan atau genangan air sekitar rumah. Namun, tidak perlu khawatir untuk mencarinya. Saat ini sudah ada banyak penjual pakan ikan hias di pasar-pasar hewan peliharaan.

5. Membuat Pemijahan

Selain mencari bibit unggul, sebagai penjual Anda wajib untuk membuat pemijahan bagi para ikan-ikan jualan tersebut. Cara membuat pemijahan sendiri juga cukup mudah dipraktekkan. Hanya berbekal akuarium kecil atau semacamnya.

Anda harus menyediakan tempat seperti toples plastik ataupun akuarium kecil yang berukuran tidak terlalu besar. Ini akan menjadi tempat Cupang jantan. Untuk Cupang betina, bisa dimasukkan ke dalam gelas plastik atau sebaliknya.

6. Sediakan Tumbuhan Air

Ikan Cupang membutuhkan tumbuhan air sebagai tempatnya di dalam akuarium atau toples. Anda bisa memilih tumbuhan kayambang ataupun lainnya. Ini akan digunakan ikan-ikan itu sebagai hiasan atau tempat bagi mereka untuk bermain.

Tumbuhan air ini juga bisa menjadi nilai estetik dalam akuarium atau toples tempat ikan-ikan tersebut. Tampilannya pun akan jauh lebih menarik dan menggiurkan. Alhasil, calon pembeli pun dapat menjadi tertarik dengan tampilan cantiknya.

Demikian penjelasan ikanesia.id mengenai cara bisnis ikan Cupang agar untung melimpah. Namun, perawatan ikan Cupang memang sedikit rumit dan butuh proses jangka panjang.