Lompat ke konten Lompat ke sidebar Lompat ke footer

Cara Budidaya Ikan Louhan agar Cepat Besar dan Sehat

Ikanesia.id - Cara budidaya ikan louhan bisa dikatakan cukup mudah, pasalnya jenis ikan ini dapat hidup pada lingkungan apa saja tak terkecuali akuarium. Selain itu, keuntungan dari bisnis ikan hias dengan ciri benjolan besar di bagian kepala sangat banyak bahkan bisa mencapai 10 juta setiap bulannya.

Cara Budidaya Ikan Louhan Agar Menguntungkan

Ikan hias dengan tonjolan besar di bagian kepala ini menjadi keunikan tersendiri sehingga membuat harga jualnya sangat tinggi. Maka tak heran jika banyak orang rela menghabiskan uang untuk membelinya dan cukup menguntungkan bagi pebisnisnya. Berikut cara budidaya ikan louhan:

Cara Budidaya Ikan Louhan


1. Siapkan Habitat Ikan Louhan

Langkah pertama jika Anda berniat untuk budidaya ikan louhan yaitu menyiapkan habitatnya seperti kolam ataupun akuarium untuk perkembang biakannya. Jika Anda memeliharanya lebih dari satu, maka sangat disarankan untuk memisahkannya menggunakan sekat kaca guna menghindari perselisihan.

Beberapa peralatan yang wajib ada pada kolam ataupun akuarium ikan louhan yaitu filter, lampu UV, aerator hingga bebatuan kecil dan tanaman. Idealnya, Ph air pada kolam yaitu sekitar 6,5 hingga 7,5, jika kesulitan dalam mengaturnya maka alternatif lainnya adalah menggunakan endapan air.

2. Pakan

Hal berikutnya yang harus Anda perhatikan adalah pemberian makanan yang berkualitas terutama pada 1 sampai 2 minggu sebelum masa panen. Pastikan menggunakan jenis pakan dengan kandungan protein serta gizi lainnya seperti pada jangkrik, cacing sutra, kutu air hingga udang kecil.

Namun, jika Anda sedikit kesulitan untuk mencari jenis-jenis pakan organik tersebut, maka bisa menggunakan pakan buatan atau pelet. Kandungan didalamnya pun sangat baik dengan kadar protein cukup tinggi. Tetapi pastikan penggunaannya tidak melewati batas ketentuan atau kadaluwarsa.

3. Memilih Induk Ikan Louhan

Cara budidaya ikan louhan berikutnya yaitu memilih induk. Proses ini diperlukan pemahaman tentang mengenali kualitasnya. Dengan jenis betina pada umumnya tidak terlalu menonjol bagian dahinya atau rata, bagian siripnya kecil serta warna punggungnya dominan lebih gelap dan berwarna hitam.

Sedangkan pada jenis jantan, bagian dahinya menonjol dan lebar, bagian siripnya besar hingga warna punggungnya terang. Jadi Anda harus memastikan induk ikan louhan yang ingin dibeli memiliki ciri-ciri tersebut. Pasalnya menentukan kualitas sang induk sangat penting untuk budidaya.

4. Proses Memisahkan Anakan Ikan Louhan

Setelah proses perkawinan sudah selesai dan telur mulai muncul pada dasar kolam maka proses berikutnya adalah memisahkannya. Anda perlu mengetahui bagaimana cara membedakan antara telur yang berhasil dan gagal dibuahi melalui bentuk serta warnanya.

Jika berwarna putih susu, itu berarti telur tersebut telah gagal dibuahi. Apabila ditemukan dengan ciri-ciri bintik hitam, maka telur berhasil dibuahi secara sempurna. Dalam kasus ini, pasokan pakan induk haruslah terpenuhi. Hal itu bertujuan agar tidak memakan telurnya sendiri jika merasa lapar.

5. Masa Panen

Jika proses memilih anakan telah berhasil, maka tahap berikutnya adalah masa panen. Pemanenan dapat Anda lakukan pada waktu pagi ataupun sore hari. Pasalnya, disaat itu kondisi suhu air sedang dalam keadaan stabil dan batas normal sehingga tidak mengalami perubahan secara signifikan.

Untuk proses panennya, Anda bisa menggunakan saringan dengan diameter lebar serta menyiapkan wadah yang telah diisi air bersih. Pastikan jangan sampai ada kerusakan saat proses penyerbukan karena dapat menurunkan harga jualnya.

Itulah tadi pembahasan ikanesia mengenai beberapa cara budidaya ikan louhan. Pada dasarnya bisnis ini diperlukan kegigihan sekalipun tahapannya cukup sederhana. Karena, kualitas dari ikan bergantung pada pengelolaan dan perawatannya.