Lompat ke konten Lompat ke sidebar Lompat ke footer

Cara Budidaya Ikan Platy agar Cepat Besar dan Sehat

Ikanesia.id -  Cara budidaya ikan platy merupakan salah satu metode yang bisa Anda pelajari untuk memenuhi kebutuhan hobi akan ikan hias serta mendapatkan keuntungan lebih. Pasalnya, jenis ikan ikan banyak diminati oleh orang-orang karena memiliki tampilan yang cantik dan mudah dalam perawatannya.

Cara Budidaya Ikan Platy yang Baik Dan Benar

Ikan Platy merupakan salah satu jenis ikan hias air tawar yang cukup mudah dalam pemeliharaannya namun tetap menguntungkan. Hal tersebut dikarenakan, ikan platy memiliki daya tahan tubuh yang kuat, tahan lama sehingga tidak gampang mati dan mudah dikembangbiakkan. Berikut beberapa cara budidayanya.

Cara Budidaya Ikan Platy

1. Proses Memilih Induk Ikan

Sebelum melangkah lebih jauh lagi mengenai cara pembudidayaan ikan platy, langkah pertama yang harus Anda ketahui dan lakukan adalah memilih indukannya. Proses ini tidak boleh dilakukan secara sembarang serta dianggap sepele karena dapat memengaruhi hasil dari budidaya ikan platy nantinya.

Ada beberapa hal yang bisa Anda pahami untuk mengetahui jenis induk berkualitas. Pertama, pastikan ikan platy cukup agresif saat bergerak dan tidak banyak diamnya. Selain itu, perhatikan pada bagian warna cerahnya kemudian memiliki postur tubuh ideal hingga tak ada satupun cacat pada tubuhnya.

2. Membedakan Ikan Platy Jantan dan Betina

Sebagai pembudidaya, Anda akan dituntut untuk mampu memahami tentang bagaimana cara membedakan antara ikan platy jantan dan juga betina. Ada beberapa ciri yang mungkin dapat menjadi bahan acuan perbedaan. Mulai dari bentuk tubuh, ekor, sirip hingga warna dan pola pada sisiknya.

Cara pertama yang bisa Anda lakukan adalah melihat dari bentuk tubuhnya, apabila memiliki ukuran lebih gemuk serta besar maka bisa dipastikan jenisnya ialah betina. Selain itu, ikan platy jantan mempunyai ekor yang mengerucut atau lancip sedangkan induk betina berbentuk seperti pedang.

3. Menyiapkan Akuarium

Jika semua proses diatas sudah dilakukan sesuai ketentuan, maka cara budidaya ikan platy berikutnya adalah menyiapkan tempat guna melangsungkan pembudidayaan. Anda bisa menggunakan sebuah akuarium berbahan kaca dengan dimensi ukuran sekitar 30x30 cm namun sesuaikan pada skalanya.

Selain itu, tambahkan komponen pendukung lainnya guna membantu pertumbuhan ikan platy dan sesuai dengan habitat aslinya. Masukan tanaman air ke dalam akuarium serta aerator untuk memberikan pasokan oksigen ke kolam. Kemudian, lakukan pengurasan air secara rutin.

4. Proses Pemijahan Ikan Platy

Setelah kolam buat dan induk disiapkan maka langkah berikutnya adalah tahap pemijahan. Isilah air ke dalam akuarium sekitar 75% atau 3/4 dari ukurannya saja lalu masukan induk jantan dan betina. Selama proses tersebut berlangsung, berikanlah pakan sebanyak 2 kali sehari,  tidak boleh lebih.

Pemberian makan secara rutin dan sesuai ketentuan bertujuan agar tidak membuat akuarium menjadi kotor dan mengganggu proses pemijahan dan kesehatan ikan platy. Tahap ini biasanya akan berlangsung selama satu minggu, lalu lakukanlah pemeriksaan apakah sudah terjadi pembuahan.

5. Proses Pemeliharaan Ikan Platy

Perlu Anda pahami, larva hasil pemijahan tadi bisa berenang apabila usianya telah mencapai dua hari. Oleh sebab itu, perawatannya sangat wajib diperhatikan karena akan memengaruhi tingkat keberhasilan hidupnya. 

Apabila larva ikan platy sudah berusia sekitar 5 hari, Anda bisa memberikannya pakan dengan menggunakan infusoria. Jika sudah tumbuh lebih kuat, berikan cacing sutra atau mikropelet sebagai pakan utamanya agar bisa mendukung pertumbuhannya.

Itulah tadi pembahasan ikanesia mengenai beberapa cara budidaya ikan platy di akuarium. Pada proses panennya, ada baiknya tidak dilakukan secara terburu-buru jika dirasa belum benar-benar kuat. Idealnya pemanenan dilakukan apabila ikan platy sudah berukuran 3 cm.