Lompat ke konten Lompat ke sidebar Lompat ke footer

Cara Budidaya Ikan Sidat di Kolam Beton agar Cepat Besar dan Sehat

Ikanesia.idCara budidaya ikan sidat di kolam beton tidak begitu berbeda dengan penggunaan metode lainnya dan bisa diterapkan oleh siapapun. Pasalnya, apapun jenis kolamnya semua unsur mengenai pembudidayaan ikan tak boleh terlewatkan satu pun.

Beberapa Cara Budidaya Ikan Sidat di Kolam Beton

Budidaya ikan sidat di kolam beton menjadi pilihan bagi banyak peternak karena dipercaya lebih awet serta tahan bocor. Hal tersebut dikarenakan, bahan utama dalam pembuatan kolam yaitu semen dan pasir mampu membuatnya menjadi kokoh. Berikut beberapa cara budidaya ikan sidat di kolam beton.

Cara Budidaya Ikan Sidat di Kolam Beton


1. Persiapan Kolam Beton

Langkah pertama dalam budidaya ikan sidat adalah menyiapkan kolam beton untuk pembudidayaannya. Proses utamanya adalah membuat kolam dengan bahan semen dan pasir serta kerangka besi. Mintalah ahlinya untuk membangun struktur supaya tidak ada kesalahan.

Untuk ukurannya tergantung dengan ketersediaan lahan serta keinginan Anda. Selain itu, perhatikan saluran dari sirkulasi air serta aerasi pastikan terus berjalan. Banyaknya para pembudidaya memilih kolam beton dikarenakan mudah dalam pengontrolannya.

2. Pengelolaan Kolam

Supaya ikan bisa tumbuh dengan cepat serta terus berada dalam kondisi sehat, maka sangat diperlukan pengelolaan kolam yang baik dan benar. Usahakan suhu pada kolam ikan sidat berada di 28 sampai 32 derajat celcius agar pertumbuhan berjalan secara optimal.

Hal lain yang harus Anda pahami adalah mengetahui jenis ikan sidat yang akan dibudidayakan. Pasalnya, setiap jenisnya memiliki kebutuhan akan suhu berbeda-beda. Seperti pendederan elver kolam harus bersuhu sekitar 29-33 derajat celcius guna mengoptimalkan pertumbuhannya.

3. Memastikan Tingkat Ph Air

Cara budidaya ikan sidat di kolam beton berikutnya adalah memastikan tingkat Ph air harus sesuai ketentuan yaitu berkisar 7 sampai 8. Hal tersebut disebabkan, jenis ikan ini menyukai habitat dengan keasaman normal dan tidak kurang dari angka 7 karena bisa menimbulkan rasa stres.

Apabila Anda ingin meningkatkan pH pada kolam, maka diperlukan sebuah proses yaitu oksidasi guna mengurangi kadar oksigen dalam air. Untuk jenisnya, oksigen terlarut akan lebih baik dalam pertumbuhan ikan. Oleh sebab itu, pengoptimalan kondisi air kolam  sangat perlu diperhatikan.

4. Pemeliharaan Ikan Sidat Di Kolam Beton

Pemeliharaan ikan sidat bisa Anda mulai dengan menentukan jenis bibit yang akan digunakan untuk budidaya. Mungkin proses ini bisa dikatakan cukup sulit karena diperlukan ketelitian dan memahami akan jenis-jenis bibit berkualitas agar pembudidayaan bisa dapat berjalan sesuai keinginan.

Selain itu, yang tak boleh terlewatkan prosesnya adalah penebaran benih. Pada jenis ikan sidat terdapat dua metode yaitu glass eel dilakukan didalam kolam fiber berkapasitas 500 liter dan yang  kedua adalah elver. Jangan lupa melengkapi kolam dengan aerasi, sinar UV hingga bak filter.

5. Masa Panen

Semua proses di atas pada akhirnya akan mempengaruhi tahap yang satu ini yaitu masa panen. Mulai dari perawatan hingga manajemen pemberian pakan, dampaknya dapat Anda rasakan ketika pemanenan ikan sidat berlangsung. Baik atau buruknya tergantung pada budidayanya.

Ikan sidat biasanya untuk mencapai masa panen memiliki bobot sekitar 180-230 gram per ekornya. Dalam prosesnya, Anda bisa menggunakan metode bertahap yaitu dipancing menggunakan pakan pelet. Selain itu, bisa juga memakai cara menguras kolam jika panen ikan ingin dilakukan sekaligus.

Itulah tadi pembahasan ikanesia mengenai beberapa cara budidaya ikan sidat di kolam beton yang bisa diterapkan bahkan untuk pemula sekalipun. Pastikan semua tahapannya berjalan sesuai ketentuan, mulai dari pembuatan kolam hingga masuk ke masa panen.