Lompat ke konten Lompat ke sidebar Lompat ke footer

Cara Budidaya Ikan Tawes agar Cepat Besar dan Sehat

Ikanesia.id - Cara budidaya ikan tawes bisa Anda jadikan salah satu preferensi pengetahuan karena memiliki peluang bisnis yang cukup menjanjikan dalam sektor perikanan. Hal tersebut dikarenakan, Indonesia merupakan salah satu negara dengan kekayaan beragam jenis ikan, jadi sayang jika tak dimanfaatkan.

Cara Budidaya Ikan Tawes Agar Menghasilkan Keuntungan

Ikan tawes merupakan salah satu jenis ikan yang menjadi pilihan konsumsi dan sangat digemari oleh masyarakat luas khususnya di Indonesia. Dengan minat pasarnya cukup tinggi, membuat peluang bisnisnya pun sangat menjanjikan. Berikut cara budidaya ikan tawes agar menghasilkan keuntungan:

Cara Budidaya Ikan Tawes


1. Habitat Ikan Tawes

Habitat asli dari ikan tawas adalah sungai dengan arusnya yang sangat deras. Oleh sebab itu, jenis ikan ini memiliki daya ketahanan hidup di lingkungan payau hingga 7 per mil. Hal tersebut jugalah membuat banyak orang beranggapan bahwa ikan tawes merupakan hewan pemakan segala.

Padahal faktanya, ikan tawes lebih menyukai makanan berupa hydrilla verticillata presl atau tumbuh-tumbuhan air. Untuk larvanya, zooplankton serta alga merupakan pakan utamanya, namun pada ikan yang sudah dewasa tanaman seperti chlorophyceae, polygonaceae menjadi santapannya sehari-hari.

2. Memilih Induk Ikan Tawes

Untuk proses ini, pastikan Anda memilih induk ikan tawes yang sudah berusia sekitar 6 bulan pada jantan, sedangkan betina yaitu 12 bulan. Untuk bisa membedakannya, perhatikanlah bentuk perut dan bagian pipinya, jika kasar berarti jantan dan apabila halus maka jenisnya adalah betina.

Untuk ikan jantan yang telah matang akan mengeluarkan sperma putih jika dilakukan pemijatan di bagian perut, sedangkan betina perutnya cenderung lebih mengembang dan lebar ke samping. Selain itu, pada tulang genitalnya jika Anda raba maka terasa lembek hingga berwarna kemerahan.

3. Pemijahan Ikan Tawes

Cara budidaya ikan tawes berikutnya adalah proses pemijahan. Seperti pada jenis ikan lainnya, ada beberapa hal yang harus benar-benar diperhatikan ketika melangsungkan tahap ini. Pastikan kolam telah dilengkapi saluran dengan fungsi keluar masuknya air sehingga pasokan oksigen tercukupi.

Pada umumnya, ikan tawes akan memulai proses pemijahan pada jam 19.00 – 22.00 dengan tanda suaranya berdengung serta gemericik air. Tahap tersebut biasanya berlangsung di bagian kolam dangkal seperti depan pintu keluar masuknya air.

4. Pendederan Ikan Tawes

Setelah proses pemijahan dilakukan, tahap berikutnya adalah pendederan. Siapkan kolam yang telah diberikan pupuk kandang sebanyak 1 kg/m2. Untuk ukurannya yaitu berkisar 200 hingga 600 m2 serta terbebas dari endapan lumpur guna menghindari terjadinya mabuk saat masa panen nantinya.

Oleh sebab itu, pastikan saluran air jangan sampai terhambat oleh apapun karena akan mengganggu kadar oksigen di dalamnya. Untuk ukuran tebar benih biasanya sekitar 2 cm serta berusia 3 sampai 4 minggu. Pada kolam berdimensi 300 m2 maka muatan ikan yaitu berkisar 4.500 ekor.

5. Pembesaran Ikan Tawes

Proses ini memiliki tujuan agar ukuran ikan sesuai dengan standar jual di pasaran dan untuk kebutuhan konsumsi serta indukkan baru. Pembesaran ikan tawes sangat disarankan jika telah mencapai 8 cm atau bisa juga sekitar 5 cm kurang lebih.

Untuk kolam pembesaran harus memiliki ketinggian air sekitar 40-60 cm dan pastikan kestabilan airnya. Proses ini biasanya memakan waktu hingga 4-6 bulan agar bisa sampai pada masa panen. Selain itu, Anda juga wajib memperhatikan jenis pakannya, usahakan yang memiliki kualitas bagus.

Itulah tadi pembahasan ikanesia mengenai beberapa cara budidaya ikan tawes agar menghasilkan keuntungan. Walaupun peluang bisnisnya terbuka sangat lebar, jangan sampai Anda melewatkan satupun prosesnya dan memengaruhi kualitas ikannya.