Lompat ke konten Lompat ke sidebar Lompat ke footer

Cara Merawat Ikan di Akuarium Agar Sehat dan Cantik

  

cara merawat ikan di akuarium

Kalau Anda punya hobi memelihara ikan, Anda wajib memahami cara merawat ikan di akuarium.

Tempat hidup terbaik untuk ikan adalah di habitat alaminya. Misalnya sungai dan danau untuk ikan air tawar dan laut untuk ikan air asin.

Jika Anda berniat untuk memelihara ikan, buatlah akuarium Anda semirip mungkin dengan habitat alami mereka. Kualitas akuarium berpengaruh besar pada kehidupan ikan. Setiap jenis ikan mempunyai kriteria lingkungan ideal untuk bertahan hidup yang harus Anda penuhi.

Kondisi akuarium yang sesuai dengan karakteristik ikan akan meningkatkan kesehatan sekaligus keindahan ikan. Sebaliknya, kalau akuarium kurang kondusif, ikan Anda mungkin akan sakit atau bahkan mati.

Tidak hanya soal bertahan hidup, akuarium juga berpengaruh terhadap perkembangan tubuh ikan. Kalau ikan merasa nyaman dan nutrisinya terpenuhi, ikan akan tumbuh dengan baik dan terlihat lebih cantik.

Tapi kalau ikan merasa stres, pertumbuhannya sudah pasti terhambat. Warna sisik, sirip, dan ekornya juga tidak secerah ikan yang hidup di akuarium nyaman.

Agar ikan-ikan Anda tumbuh sehat dan memiliki masa hidup lebih lama, terapkan beberapa tips di bawah ini.

Cara Merawat Ikan di Akuarium

1.    Kenali Karakteristik Ikan

Tiap jenis ikan punya karakteristik yang unik. Kondisi akuarium harus disesuaikan dengan karakteristik ikan yang Anda pelihara. Anda harus menciptakan lingkungan akuarium yang serupa dengan habitat alami ikan. Inilah rahasia cara merawat ikan hias di akuarium agar ikan tumbuh sehat dan berumur panjang.

Beda jenis ikan, beda pula teknik perawatannya.

Faktor paling mendasar yang harus Anda pertimbangkan adalah ukuran ikan. Akuarium tidak boleh terlalu sempit agar tidak membatasi gerak-gerik ikan di dalamnya. Logikanya, semakin besar ukuran ikan, semakin luas juga akuariumnya.

Yang kedua adalah tingkat kepadatan ikan. Sebuah akuarium akan terlihat menarik bila diisi beberapa ikan hias berwarna cantik. Melihat ikan berenang kesana-kemari cukup efektif menghilangkan stres di tengah rutinitas kita.

Cara merawat ikan di akuarium harus memerhatikan tingkat kepadatan, termasuk dekorasi di dalamnya.

Tapi menaruh terlalu banyak ikan di akuarium juga tidak disarankan. Akuarium yang terlalu padat ikan akan menurunkan kualitas lingkungan di dalamnya. Ikan akan merasa tidak nyaman, stres, sakit, lalu mati.

 

Atur kepadatan ikan secara ideal agar ikan tetap bisa bergerak dengan leluasa di dalam akuarium.

Ketiga, jangan mencampurkan beberapa jenis ikan yang berpotensi terlibat dalam pertarungan. Di habitat alaminya, memangsa dan berkelahi adalah bagian dari upaya bertahan hidup. Jangan biarkan ikan-ikan Anda bertarung di dalam akuarium.

Mencampurkan dua cupang jantan dalam satu akuarium akan membunuh salah satu dari mereka, bila tidak dua-duanya.

2.    Pilih Air Berkualitas

Bagaimana cara merawat dan memelihara ikan hias di akuarium?

Sebelum memelihara ikan, pastikan Anda sudah memiliki sumber air yang ideal untuk akuarium. Kualitas air berpengaruh langsung pada kehidupan ikan karena itulah habitat mereka.

Yang paling penting adalah mengetahui apakah ikan Anda hidup di air tawar atau air asin. Kemudian, cari sumber air yang sesuai dengan kebutuhan ikan.

Kalau Anda menggunakan air PDAM, jangan lupa untuk menambahkan anti kaporit. Ikan bisa terbunuh jika hidup di air berkaporit karena zat kimianya tidak sesuai dengan tubuh ikan.

Kalau Anda menggunakan air sumur, usahakan untuk mengendapkan air selama beberapa waktu. Air sumur berpotensi mengandung banyak zat dan materi tanah yang berbahaya untuk ikan. Selain itu, kebanyakan air sumur juga mengandung zat kapur yang tinggi.

Memerhatikan kualitas air adalah salah satu cara merawat ikan di akuarium yang paling penting

3.    Rawat Akuarium

cara merawat ikan di akuarium


Akuarium harus dirawat dengan benar agar menjadi tempat hidup yang nyaman untuk ikan. Dinding dan dasar akuarium sangat rentan mengalami pengendapan lumut dan kotoran yang mengganggu kenyamanan ikan.

Akan lebih baik jika Anda bisa menambahkan filter air. Kotoran dalam air akan dibersihkan oleh filter sehingga akuarium lebih terjaga kebersihannya. Filter perlu dibersihkan rutin dan dicek kondisinya agar tetap efektif melakukan filtrasi.

Tidak hanya filter, akuarium juga harus rajin dibersihkan. Walaupun sudah menggunakan filter, kebersihan akuarium tetap harus dijaga dengan pembersihan rutin. Filter hanya berguna untuk mengurangi kotoran, bukan membersihkannya seratus persen.

Tapi membersihkan akuarium terlalu sering juga tidak baik. Ikan yang sering dipindahkan dari satu tempat ke tempat lain lebih rentan mengalami stres. Sesuaikan jadwal pembersihan akuarium dengan jenis dan kepadatan ikan, kondisi air, dan kualitas filtrasi.

Cara merawat ikan di akuarium memerlukan jadwal dan metode pembersihan yang tepat dan konsisten.

Arus air juga perlu diperhatikan. Ada ikan yang suka hidup di air tenang, ada juga yang lebih nyaman hidup di air bergelombang. Akuarium tidak memiliki arus air alami seperti habitat asli.

Alternatifnya, Anda bisa menggunakan filter yang memiliki semprotan. Air yang disemprotkan akan menghasilkan gelembung dan menimbulkan pergerakan. Kekuatan semprot juga harus disesuaikan agar sesuai dengan lingkungan alami jenis ikan yang Anda pelihara.

Terakhir, letakkan akuarium di tempat yang tepat. Jangan menaruhnya di samping televisi karena cahaya dan suara dari TV akan mengganggu ikan. Jangan meletakkan akuarium di tempat bising, terlalu terang, terlalu gelap, atau berpolusi.

Intinya, aturlah akuarium Anda agar menjadi tempat paling nyaman untuk ikan. Ini adalah cara merawat ikan di akuarium yang tidak boleh diabaikan.

4.    Beri Pakan Secara Wajar

Banyak yang keliru dalam memberikan pakan pada ikan peliharaan. Pemberian pakan harus pada waktu dan takaran yang tepat.

Ikan yang terlambat atau kurang diberi pakan bisa sakit atau mati. Tapi kalau ikan sudah makan dalam jumlah yang cukup, mereka tidak akan tertarik untuk memakan pakan tambahan.

Padahal pakan ikan hanya mengapung di permukaan dalam jangka waktu singkat. Kalau tidak dimakan, pakan akan mengendap di dasar dan mengotori lingkungan akuarium.

Jadi, jangan beri pakan terlalu sering atau terlalu banyak. Selain karena pakan terbuang sia-sia, sisanya juga akan mengotori akuarium.

Soal jadwal dan takaran pakan, sesuaikan dengan jenis dan jumlah ikan yang Anda pelihara. Merawat ikan guppy di akuarium tentu tidak sama dengan perawatan cupang, arwana, dan jenis ikan lainnya.

5.    Rawat Ikan Sakit di Tempat Terpisah

Sama seperti manusia, ikan juga bisa sakit. Selalu perhatikan kondisi dan kesehatan ikan-ikan peliharaan Anda.

Kalau salah satu ikan Anda sakit, segera pisahkan ikan tersebut dan letakkan di wadah terpisah. Ikan sakit disebabkan oleh cacing, jamur, dan penyakit.  Semua itu berpotensi menular ke ikan-ikan yang lain.

Jadi, sebelum menulari ikan lain, segera ambil ikan yang sakit dan pelihara di tempat terpisah. Beri perawatan khusus sesuai jenis penyakit yang dialaminya. Anda bisa berkonsultasi dengan toko ikan atau sumber di internet untuk mencari obat dan teknik perawatan yang tepat.

Kalau ikan Anda sudah sembuh dan pulih, kembalikan lagi ke akuarium seperti semula.

Yang berbahaya adalah ikan sakit yang tidak terdeteksi. Umumnya ikan akan berperilaku tidak wajar saat sakit. Misalnya, gerakannya menjadi lamban, tidak mau makan, dan hanya berdiam diri di sudut bawah akuarium.

Hal-hal tak wajar seperti inilah yang mengindikasikan bahwa ikan Anda tidak dalam kondisi sehat. Agar tidak kecolongan, cari informasi mengenai indikasi penyakit sesuai jenis ikan yang Anda pelihara.

Cara merawat ikan di akuarium tidak hanya tentang kondisi lingkungan, tapi juga karakteristik ikan itu sendiri.

Jangan sampai Anda terlambat membaca tanda-tanda ikan sakit. Pertama, penanganan yang terlambat bisa berakibat fatal berupa kematian ikan. Kedua, ikan yang sakit bisa saja menularkan penyakitnya pada ikan-ikan lain.

Akuarium adalah habitat yang terbatas, tidak seluas habitat alami. Satu ikan sakit bisa menyebabkan semua ikan menjadi sakit.

Cara Merawat Ikan di Akuarium Agar Masa Hidupnya Lebih Panjang

cara merawat ikan di akuarium


Ikan mempunyai masa hidup yang cukup singkat. Untuk standar ikan hias, 5 tahun saja sudah termasuk panjang. Masa hidup ikan berbeda-beda tergantung jenis dan kualitas hidupnya.

Di habitat alaminya, ancaman terbesar ikan adalah predator. Di akuarium, ancaman terbesarnya adalah lingkungan yang tidak kondusif. Penting untuk memahami cara merawat akuarium kecil agar tetap ideal untuk kehidupan ikan.

Menjaga kondisi akuarium agar sesuai dengan kebutuhan ikan sangatlah penting. Lingkungan ideal dibutuhkan untuk memperpanjang masa hidup ikan. Selalu terapkan cara merawat ikan di akuarium seperti yang sudah kita bahas di atas agar ikan Anda tumbuh sehat, cantik, dan panjang umur.