Lompat ke konten Lompat ke sidebar Lompat ke footer

Mengenal Ikan Tenggiri dan Manfaatnya

 IKANESIA.ID - Ikan tenggiri mungkin bukan nama yang asing bagi sebagian besar orang, jenis ikan ini memang kerap menjadi bahan utama berbagai olahan yang sehat dan sedap. Namun, tahukah Anda jika ikan tenggiri punya banyak manfaat serta karakteristiknya sendiri.

Ikan tenggiri pada dasarnya masuk dalam golongan ikan pelagis atau ikan berdaging putih, dan cukup populer di masyarakat termasuk Indonesia. Mempunyai nama ilmiah Scomberomorini, ikan ini memiliki kandungan gizi tinggi dan banyak dijadikan olahan kuliner menarik.

Gambar Ikan Tenggiri

Selain itu, tenggiri juga masih masuk dalam kerabat ikan tongkol, tuna, kembung serta ikan mackerel. Bahkan, beberapa daerah, ikan tenggiri memiliki julukan berbeda yang disesuaikan berdasarkan bahasa setempat.

Di Indonesia, tenggiri bisa dikembangbiakkan dengan mudah lantaran ikan jenis ini memang hidup pada iklim tropis. Oleh sebab itu, negara Asia Tenggara lainnya juga banyak memiliki tenggiri sebagai bahan makanan yang populer. 

Tenggiri punya ukuran maksimal yang cukup besar, bahkan bisa mencapai panjang 240 cm, dengan berat hingga 70 kilogram. Umumnya, ikan ini akan dianggap dewasa jika telah melewati rentan waktu dua tahun dengan panjang lebih dari 82 cm. 

Ikan tenggiri betina punya ukuran tubuh yang cenderung lebih besar, dengan masa hidup yang juga lebih lama. Ikan betina bahkan bisa hidup hingga usia 11 tahun. 

Ciri-Ciri Ikan Tenggiri

Soal jenis, ikan tenggiri memiliki dua yang berbeda yang daging merah dan daging putih. Umumnya, orang Indonesia mengenal ikan berdaging putih untuk dikonsumsi. Selain itu, iman ini juga kaya akan vitamin, lemak serta glikogen yang sangat bermanfaat bagi daya tahan tubuh dan perbaikan energi.

Beberapa penelitian ahli menyebutkan, jika ikan tenggiri punya bentuk tubuh atau morfologi yang cukup unik. Di bagian samping tubuhnya misalnya, terdapat garis lateral yang memanjang dari ujung sirip dorsal kedua hingga ke ujung insang.

Tak cuma itu, di bagian punggung terdapat warna khas biru kehijauan yang membuat warnanya kian menarik. Garis pada bagian samping ikan tenggiri punya daya tarik yang tak dimiliki oleh ikan sejenis. Umumnya, ikan ini berbentuk panjang, pipih namun tidak bersisik kecuali di bagian gurat sisi.

Moncong ikan tenggiri berbentuk runcing, lebar dengan gigi tajam yang kuat pada kedua rahangnya. Meski begitu, moncong ikan ini juga lebih pendek jika dibandingkan dengan sisi kepala di bagian belakang. 

Terdapat dua sirip punggung dengan posisi yang berdekatan pada bagian depan, serta disokong dengan jari-jari keras sebanyak 16 buah. Sementara itu, pada bagian belakang mempunyai 4 jari-jari keras serta 14 jari-jari lunak.

Untuk sirip dubur, ukurannya sama besar dengan sirip punggung yang terdapat di bagian belakang. Sementara di bagian belakang, ada sirip tambahan sebanyak 10 buah. Sirip ikan tenggiri memiliki 2 cagak yang berlekuk melalui dua ujung sirip yang cukup panjang. 

Karakteristik Ikan Tenggiri

Secara karakteristik, ikan ini punya sifat yang cukup rakus ketika makan. Ia, juga lebih suka menyendiri ketimbang hidup secara bergerombol dengan ikan lainnya. Makanan yang paling digemari ikan ini adalah ikan-ikan berukuran kecil macam haring atau anchovy dan masuk dalam golongan karnivora.

Di sisi lain, tenggiri sangat senang memakan hewan-hewan kecil lainnya selain ikan seperti udang atau cumi-cumi. Karakteristik yang juga paling terlihat adalah sifat pemburunya yang handal. Ia tak pernah segan melepaskan penglihatan dari ikan-ikan kecil sebagai santapan utama. 

Ikan kecil lain yang menjadi makanannya adalah selar, kembung serta jenis ikan lainnya yang gemar berada di terumbu karang yang dangkal. Saat ikan ini beranjak dewasa, Ia lebih banyak menghabiskan waktu di terumbu karang yang dangkal di sekitar sumber makanan. Meski, tak menutup kemungkinan Ia akan pergi ke laut lepas untuk berburu jenis ikan lainnya. 

Biasanya, ikan tenggiri dewasa bakal lebih memilih hidup secara siter kala melakukan perburuan. Tak jarang, tenggiri mesti bersaing dengan sejenis ikan pelagis berukuran besar macam marten atau barakuda. Oleh karena itu, jika Anda memancing di lautan, ikan tenggiri lah yang sering memakan umpan. 

Habitat Ikan Tenggiri

Sebagaimana penjelasan sebelumnya, jika ikan tenggiri dewasa lebih senang berenang di lautan dangkal. Habitatnya, banyak ditemukan di perairan yang dipenuhi terumbu karang sehingga sangat cocok dengan kebutuhan makanannya. Di sisi lain, perairan macam salinitas rendah dan kekeruhan tinggi juga bisa membuatnya tetap hidup dengan baik. 

Pada dasarnya, ikan tenggiri akan menetap di habitat tertentu dan sesekali migrasi ke tempat yang cukup jauh. Pola migrasi tersebut cukup unik lantaran dipengaruhi temperatur air laut atau saat musim bertelur tiba. 

Penyebaran Ikan Tenggiri

Meski lebih banyak hidup di negara tropis, ikan tenggiri terbilang populer di hampir semua negara. Sebarannya pun mencakup benua Afrika, Asia seperti Cina dan Jepang, Australia dan kawasan Pasifik Barat lainnya. 

Untuk kawasan penyebaran tertinggi jelas, masuk dalam negara-negara tropis seperti Asia Tenggara yakni Indonesia. Untuk skala nasional, ikan ini sangat mudah ditemui di kawasan Jawa, Maluku, Sulawesi, Nusa Tenggara hingga Irian. Iklim tropis di Indonesia membuat jenis ikan ini sangat mudah berkembangbiak. 

Maka tak heran, jika Indonesia menjadi surga bagi ikan tenggiri karena terdiri dari negara kepulauan dengan kedalaman perairan 10 hingga 70 meter. Ini adalah suhu dimana ikan tenggiri bisa berkembang dengan baik. 

Harga Ikan Tenggiri

Soal harga, ikan tenggiri punya nilai yang bervariasi untuk setiap daerah. Umumnya, ikan tenggiri di pasar tradisional berkisar antara Rp 70.000-80.000 per kilo. Harga ini bisa lebih murah terutama pada daerah-daerah tertentu dengan pasokan ikan yang besar, semisal di kawasan pesisir. 

Namun, bisa juga lebih mahal pada daerah tertentu terutama di pasar modern. Soal penjualan, ikan tenggiri tak hanya bisa dibeli secara langsung, namun juga bisa secara online pada pemasok dalam bentuk utuh atau hanya potongan dagingnya saja. 

Sebagai pilihan, Anda bisa mendapatkan ikan tenggiri berukuran utuh atau hanya fillet. Harga keduanya tentu berbeda, jika Anda membeli langsung di pasar tradisional, atau dengan fillet di supermarket. 

Manfaat Ikan Tenggiri untuk Manusia

Bukan hanya lezat, ikan tenggiri memiliki kandungan gizi yang tinggi bahkan hampir menyamai ikan tuna dan salmon. Kandungan omega 3 serta vitamin B12 misalnya, sangat membantu pemenuhan gizi harian baik anak-anak maupun orang dewasa. 

Untuk mengenal lebih jauh terkait manfaat ikan tenggiri, berikut ini manfaat yang bisa didapatkan. 

1. Menurunkan Kadar Kolesterol

Kolesterol, saat ini menjadi ancaman bagi banyak masyarakat yang umum dikarenakan makanan. Terutama bagi warga kota dengan pola hidup dan makanan yang kurang teratur. Konsumsi daging serta makanan dengan kandungan lemak jahat misalnya, bisa menjadi pemicu kolesterol. 

Ikan tenggiri, bisa menjadi salah satu makanan yang membantu menurunkan kadar kolesterol jahat pada tubuh Anda. Berdasarkan penelitian, ikan air laut memang umum terbukti mengurangi kadar kolesterol jahat dari tubuh konsumennya. 

2. Meningkatkan Kecerdasan Otak

Gizi yang terdapat di dalam ikan amat membantu kesehatan ibu hamil serta perkembangan janin. Di sisi lain, rutin mengkonsumsi ikan ini juga akan membantu meningkatkan kinerja otak menjadi lebih baik secara kognitif. Manfaat tersebut bisa diperoleh karena kandungan omega 3 yang ada di dalamnya. 

3. Menjaga Kesehatan Mata

Bukan hanya sayur dan buah-buahan yang merupakan sumber vitamin A, ikan tenggiri juga bisa menjadi konsumsi penting untuk vitamin A yang baik untuk kesehatan mata. 

Kandungan ikan tenggiri, memang terbilang kompleks dimana kebutuhan vitamin dari sayur dan buah-buahan juga bisa didapatkan dalam satu makanan yang sama.

4. Menghilangkan Ketombe

Manfaat lain ikan tenggiri yang tak banyak diketahui orang adalah menghilangkan ketombe. Hal ini karena kandungan vitamin yang bisa membantu mengurangi kerusakan pada rambut.

Untuk mengaplikasikannya, Anda bisa menghaluskan daging ikan tenggiri lalu mencampurkannya dengan lidah buaya dan diaduk secara merata.  Selanjutnya, gunakan secara merata ke seluruh kepala dan diamkan sampai 30 menit 

Setelah itu, bilas dan bersihkan dengan shampoo agar tak meninggalkan aroma amis pada kulit kepala dan rambut Anda. Lakukan proses ini setidaknya sekali seminggu untuk mengurangi kadar ketombe di rambut Anda. 

5. Kaya Vitamin 

Manfaat terakhir dari ikan tenggiri adalah kandungannya yang kaya akan vitamin A, C, dan Vitamin B1. Tak hanya itu protein hewani tinggi yang terdapat pada ikan tenggiri juga bisa membantu memenuhi kebutuhan gizi harian dan mendukung kesehatan tubuh lebih baik. 

Jenis Ikan Tenggiri

Berdasarkan jenisnya, ikan tenggiri mempunyai beberapa jenis yang bisa dibedakan seperti berikut ini:

1. Tenggiri Banci

Jenis ikan yang pertama adalah tenggiri banci, meski terdengar unik namun ikan jenis inilah yang paling familiar di Indonesia. Tenggiri banci punya moncong yang cukup panjang, bahkan hampir menyamai panjang kepalanya.

2. Tenggiri Papan

Berikutnya adalah tenggiri papan atau dengan nama ilmiah scomberomorus guttatus, yang masuk dalam kategori ikan tenggiri dengan corak kehitaman pada beberapa sisi di tubuhnya. Sayangnya, ikan jenis ini tak bisa tumbuh terlalu besar dan hanya berukuran maksimal 60-80 cm jika hidup di laut lepas.

3. Tenggiri Batang

Jenis terakhir adalah ikan tenggiri batang, salah satu ikan yang paling banyak dicari oleh masyarakat  Indonesia untuk beberapa olahan seperti otak-otak, pempek atau kerupuk. Ini dikarenakan tenggiri batang punya daging yang berwarna putih bersih.

Selain itu, tubuhnya cukup besar serta ideal dengan garis vertikal di kedua sisi tubuhnya yang agak berwarna gelap. Panjang tubuh ikan jenis ini bisa mencapai 200 cm untuk ikan yang dewasa.

Olahan Ikan Tenggiri

Karena rasanya yang nikmat, ikan tenggiri sangat cocok diolah dengan berbagai masakan. Anda bisa memasak dagingnya secara utuh atau mengolahnya menjadi makanan ringan yang sederhana. Untuk itu, beberapa rekomendasi olahan ikan tenggiri berikut ini patut dicoba.

1. Pempek Palembang

Siapa yang tak tahu pempek Palembang? Ini adalah salah satu jenis makanan yang sangat populer di Indonesia. Sebagaimana namanya, makanan khas satu ini berasal dari Palembang Sumatera Barat yang telah tersebar dan punya banyak penggemar di seluruh Indonesia.

Pempek Palembang berbahan dasar ikan tenggiri, meski bisa juga menggunakan jenis ikan lain seperti tuna. Warna ikan tenggiri yang putih bersih membuat jenis ikan ini cocok menjadi olahan pempek yang dicampurkan dengan tepung.

Setelah dikukus dan digoreng, pempek dimakan dengan saus cuko atau gula merah yang menghasilkan cita rasa gurih dan manis. Pempek bisa jadi pilihan makanan ringan bagi Anda yang bosan dengan olahan ikan biasa.

2. Otak-Otak

Berikutnya adalah otak-otak yang juga masuk dalam daftar makanan populer di Indonesia. Otak-otak terbuat dari daging tenggiri cincang yang dicampur dengan sedikit tepung, dimasukkan ke daun pisang lalu dipanggang. Untuk pendampingnya, otak-otak dimakan bersama kuah asam pedas yang gurih dan segar. 

Makanan satu ini, juga populer di beberapa negara tetangga loh seperti Malaysia atau Singapura. Sebarannya luas di banyak daerah Jawa atau Sumatera. 

3. Keripik

Olahan berikutnya ada keripik ikan tenggiri, cocok bagi Anda yang ingin mengkonsumsi makanan ringan dengan cita rasa ikan yang segar. Cara membuat keripik cukup mudah, dengan mencampur daging ikan giling, tepung, garam dan penyedap lalu dibentuk dan dikukus.

Berikutnya, iris tipis adonan yang memanjang lalu jemur hingga benar-benar kering. Setelah itu, goreng keripik ikan tenggiri hingga renyah dan siap dikonsumsi. Ini adalah cemilan yang gurih sekaligus sehat untuk kumpul keluarga atau sekadar nonton film. 

4. Tumis Rica

Jika Anda ingin mengolahnya sebagai lauk utama pengganti nasi, ikan tenggiri juga bisa jadi pilihan yang tepat. Anda bisa mengolahnya menjadi ikan tenggiri tumis rica yang punya cita rasa pedas dan gurih.

Untuk membuatnya, Anda hanya perlu memotong daging ikan berukuran kecil lalu menggorengnya. Berikutnya, tumis semua bumbu termasuk cabai dan rempah pendukung lainnya dan campur hingga menyerap.

Olahan ini sangat cocok disantap dengan nasi panas, cita rasa pedasnya tentu akan membuat Anda ketagihan.

5. Kuah Kuning

Untuk ikan tenggiri dengan olahan yang segar dan sehat, Anda bisa memasaknya dengan kuah kuning. Caranya, potong kecil ikan tenggiri dan masukkan ke dalam rempah kuning yang telah ditumis sebelumnya. Berikutnya, tambahkan air secukupnya, garam dan penyedap.

Sebagai pelengkap, Anda bisa mencampurkan sayur seperti wortel ke dalam kuah kuning untuk menambah nilai gizi. Ikan tenggiri kuah kuning, juga cocok dimakan hangat dengan nasi hangat.

6. Sempol Ikan Tenggiri

Tak cuma bisa dibuat dari daging ayam, ikan tenggiri juga cocok dibuat menjadi sempol. Sempol sendiri merupakan sejenis gorengan atau jajanan yang dibuat dari daging cincang dan tepung tapioka.

Sekadar diketahui, sempol ayam merupakan sejenis makanan ringan yang berasal dari Desa Sempol, Kecamatan Pagak, Kabupaten Malang, Provinsi Jawa Timur. Sempol ini, banyak juga dijumpai di kawasan Jawa Tengah atau juga kerap menjadi jajanan kaki lima yang bercita rasa gurih. 

7. Ikan Bakar

Jika Anda ingin menikmati ikan bakar dengan cita rasa original tanpa campuran apapun atau bumbu yang terlalu kuat, cobalah untuk membakarnya. Ikan bakar dengan taburan sedikit garam akan mengeluarkan aroma asap yang legit.

Selain itu, ikan bakar juga masih kaya akan gizi dan lebih sehat dikonsumsi alih-alih digoreng atau dicampur dengan tepung. Sebagai pelengkap, Anda tentu bisa menambahkan sambal khas di daerah Anda masing-masing.

Itulah pengertian, jenis, ciri-ciri , olahan serta hal lain yang bisa dikenali dari ikan tenggiri. Selain enak, ikan ini juga punya banyak manfaat bagi tubuh.