Lompat ke konten Lompat ke sidebar Lompat ke footer

Berapa Kali Sehari Ikan Koi Harus Diberi Makan?

Pernahkah terlintas di pikiran kalian untuk merawat ikan koi? Terlebih lagi bagi kalian yang memang hobi memelihara ikan. Sebagai orang awam, kita tentu sudah banyak melihat ikan koi yang menjadi peliharaan di rumah. Ikan koi memiliki corak warna-warna cerah yang membuat ikan tersebut menarik perhatian banyak orang.

Ikan koi juga dianggap sebagai ikan pembawa kerberuntungan, simbol cintam dan persahabatan. Tak heran, jika ikan ini banyak dipelihara baik untuk pajangan di ruang tamu, kolam di halaman ruumah, hingga menjadi salah satu spot di beberapa tempat wisata, salah satunya di Umbul Pongok Klaten Jawa Tengah. 

Berapa Kali Sehari Ikan Koi Harus Diberi Makan

Kolam pemandian ini memiliki panjang 75 meter dan lebar 45 meter. Umbul ini tidak seperti kolam renang berisikan kaporit melainkan bersumber dari mata air alami. Selain itu, pemandian ini juga diisi dengan beberapa jenis ikan tawar salah satunya ikan koi. 

Terdapat dua versi mengenai masuknya Ikan koi di Indonesia. Versi pertama, ikan koi mulai masuk di Indonesia pada tahun 1991 ketika Kaisar Jepang yang bernama Akihito mmeberi cinderamata berupa puluhan ikan koi ke Presiden Indonesia Ke-2 yakni, Soeharto. Versi kedua mengatakan bahwa ikan koi dibawa ke Indonesia oleh penggemar ikan koi yang bernama Hani Moniaga pada tahun 1981-1982.

Ikan koi menjadi primadona ikan hias air tawar karena kecantikan dan keindahannya. Ikan ini juga termasuk dalam ikan hias kelompok mahal dengan harga yang relatif stabil. 

Berikut adalah tips-tips yang perlu diperhatikan saat ingin merawat ikan koi serta berapa kali ikan koi diberi makan.

1. Pembuatan Kolam Ikan Koi

Jika kalian berencana untuk menempatkan ikan koi ke dalam kolam, maka yang perlu kalian persiapkan adalah membuat kolam dengan kedalaman minimal 1,2 – 1,5 meter. Kolam tersebut tidak boleh diisi dengan batu, kerikil, atau tanaman air yang dapat membahayakan ikan koi.

Kolam ikan koi harus mempunyai bentuk dan fitur seperti kolam renang. Kolam ikan koi dapat dibuat di abwah tanah atau dibangun sebagian di bawah tanah dan sebagian di atas tanah. Bahan untuk membuat kolam ikan koi adalah dengan beton atau balok beton. 

Ikan koi dapat hidup harmonis dengan bebeapa jenis ikan seperti ikan mas. Dasar dalam pembuatan kolam ikan koi adalah penentuan lokasi, ukuran dan kedalaman kolam, perhitungan jumlah air di dalam kolam, kemudian menentukan ukuran untuk filtrasi di kolam.

2. Filter Ikan Koi

Kolam ikan koi juga harus dilengkapi dengan air pancuran atau air terjun kecil. Tapi, perlu diingat air mancur ini bukan bagian dari sistem filtrasi. Sistem filtrasi yang dibutuhkan di kolam ikan koi bisa menggunakan sistem filtrasi biologis atau mekanis dan yang bertekanan dan non bertekanan.

Fitrasi biologis menggunakan sinar ultraviolet yang bertujuan untuk membunuh mikroba yang tidak diinginkan seperti parasit dan bakteri yang dapat menyebarkan penyakit bagi ikan koi. Air di dalam kolam tidak boleh terlalu berlumpur sehingga sinar ultraviolet akan berjalan dengan efektif. 

Filtrasi mekanis menggunakan filter fisik yang bertujuan untuk menyaring partikel seperti sisa-sisa makanan. Saat menggunakan filtrasi mekanis, lebih baik kalau menyediakan lapisan filtrasi dengan berbagai ukuran sehingga dapat menyaring partikel yang berbeda-beda ukuran tanpa mengalami sumbatan.

Oksigen untuk kolam koi menggunakan sistem aerasi dimana air dipompa dengan pompa eksternal. Selain itu, perlu diingat bahwa tidak boleh menempatkan alat-alat listrik yang bertegangan tinggi di dalam kolam ikan koi.

Jumlah filtrasi bergantung dari ukuran kolam dan jumlah ikan yang terdapat di dalamnya. Filter yang dibutuhkan dapat dikur dari volume air yang ada di kolam. Terlebih lagi, kolam ikan koi membutuhkan kapasitas penyaringa yang lebih besar karena limbah dan remah-remah yang dihasilkan ikan koi. Biasanya, sistem penyaringan memiliki kapasitas penyaringan dua hingga empat kali lebih banyak dari volume air di kolam.

Contohnya, kamu memiliki kolam yang berukuran 4.000 liter, maka filter yang dibutuhkan paling sedikit adalah 8.000 liter. Apabila jumlahn ikan koi di kolam tersebut sangat banyak atau berada di tempat terbuka dan terkena sinar matahari secara langsung maka dibutuhkan 20.000 liter nilai filtrasi. 

3. Pemilihan Pakan Ikan Koi

Ikan koi termasuk dalam jenis ikan tawar omnivora atau pemakan segala dengan sistem pencernaan yang kuat. Oleh sebab itu, ikan koi dapat menelan semua makanan yang diberikan selagi ukurannya dapat ditelan.

Saat di alam bebas, ikan koi biasanya memakan alga, serangga yang hinggap di permukaan air, dedaunan, sisa-sisa tumbuhan lainnya, serta kotoran hewan. Saat di penangkaran, ikan koi dapat memakan sayur, buah-buahan, potongan roti, hingga nasi. Tak hanya itu, ikan koi juga dapat memakan protein seperti udang kecil dan potongan ayam.

Saat membeli makananan ikan koi, perlu diingat bahwa makanan tersebut harus memiliki dua kandungan utama yaitu spirulina dan minyak biji gandum. Spirulina merupakan jenis alga yang dapat memperbaiki warna merah ikan koi karena mengandung vitamin karotenoid tingkat tinggi. Sedangkan minyak biji gandum kaya akan lemak dan minyak yang membuat warna ikan koi menjadi lebih terang.

Ikan koi diberi makan dua kali sehari. Pemberian makan yang berlebihan dapat menyebabkan air di kolam menjadi kotor. Rentang waktu pemberian makan ikan koi adalah sedikit-sedikit 2-3 waktu makan dibandingkan memberi makan langsung banyak dalam sekali waktu. 

Berikut adalah jenis pakan ikan koi, antara lain:

Pakan buatan (pelet)

Pakan buatan atau pelet untuk ikan koi sudah banyak terjual di pasaran. Tidak hanya merk luar melainkan merk lokal juga sudah banyak ynag memproduksi pelet ikan. 

Pakan buatan ini berbentuk plet atau batangan yang dibuat dapat mengapung di permukaan. Tujuannya supaya kita dapat mengontrol jumlah makanan yang akan diberikan untuk ikan koi. 

Dengan memberi makan melalui permukaan dapat membuat ikan koi menjadi lebih jinak. Selain itu juga dapat menjadikan waktu pemberian makan sebagai proses untuk melakukan interaksi dan relaksasi bagi kita. Hal ini dikarenakan kita dapat melihat keindahan ikan koi dari dekat. 

Pakan alami 

Selain makanan kemasan, ikan koi juga dapat diberikan makanan alami. Jenis makanan yang dapat dimakan adalah potongan sayur segar seperti sawi. Selain itu, koi juga dapat memakan makanan yang kaya akan protein seperti udang dan ayam. Makanan alami baik untuk kesehatan ikan koi dan juga mencerahkan warna ikan koi. 

Ikan koi juga dapat memakan lumut yang terdapat di permukaan batu kolam. Hal ini dikarenakan lumut memiliki kandungan spirulina yang dapat mencerahkan warna sisik ikan.

4. Pembiakan Ikan Koi

Jika kalian tertarik untuk mengembang biakan ikan koi, maka perhatikan tata cara perkembangan biakan ikan koi sebagai berikut:

  • Siapkan tangki pemijahan dengan ukuran 1x1x2,5 meter
  • Isi tangki dengan air bersih kemudian diamkan selama dua hari sebelum menempatkan indukan ikan koi
  • Sediakan tanaman hidup atau bahan nilon sebagai sarang ikan  koi. Gunakan juga cairan biru metilen untuk mendisinfeksi air. Tujuannya untuk memastikan suaoay tingkat daya tetas yang tinggi
  • Masukkan indukan ikan koi dengan rasio 1 betina dan 3 jantan ke dalam tangki 
  • Pisahkan indukan ikan koi terlebih dahulu sebelum dijadikan ke dalam satu tangki selama 20 menit.
  • Setelah 20 menit baru satukan mereka dalam satu tangki
  • Sediakan oksigen yang cukup dengan jarak aerasi yang baik
  • Tutup tangki pemijahan supaya ikan koi dapat mengenal lingkungan baru
  • Biarkan ikan koi beradaptasi selama 72 jam
  • Periksa tangki di pagi hari dan lihat apakah ikan koi sudah mulai bertelur atau belum
  • Saat ikan koi betina menelurkan telurnya di sarang maka akan langsung dikejar oleh ketiga ikan joi jantan untuk dibuahi telurnya
  • Kemudian diamkan selama 3 jam
  • Setelah 3 jam, pisahkan induk ikan koi ke tangki yang berbeda
  • Tunggu selama 5-7 hari sebelum telur menetas. Jangan lupa untuk menyediakan oksigen bagi telur
  • Setelah hari ke-10 anakan ikan koi sudah terlihat dengan jelas.
Seperti itulah penjelasan mengenai ikan koi mulai dari sejarah, pembuatan kolam, proses filtrasi, hingga jenis makanan ikan koi. Semoga artikel ini dapat membantumu dalam merawat ikan koi.
ikanesia
ikanesia Salam kenal semuanya. Saya adalah penulis utama sekaligus pemilik dari ikanesia.id

Posting Komentar untuk "Berapa Kali Sehari Ikan Koi Harus Diberi Makan?"