Lompat ke konten Lompat ke sidebar Lompat ke footer

Jenis Burung Kicauan yang Banyak Dipelihara Masyarakat Indonesia

Jenis burung kicauan di Indonesia memang memiliki para penggemarnya sendiri. Bahkan, sampai ada komunitasnya di setiap daerah masing-masing. Hal ini memang wajar mengingat burung kicauan tak hanya sekadar dipelihara saja, melainkan dijadikan sebagai ajang perlombaan untuk mengetahui burung mana yang memiliki suara paling merdu.

Jenis Burung Kicauan

Ada banyak jenis burung kicauan yang bisa Anda pelihara di rumah. Setiap jenis burung memiliki perbedaan masing-masing, seperti warna bulu, suara kicauan, bentuk tubuh hingga cara perawatannya. 

Bagi Anda yang tertarik untuk memelihara jenis burung kicauan, maka bisa simak informasi ini terlebih dahulu.

Kumpulan Jenis Burung Kicauan yang Banyak Dipelihara oleh Orang Indonesia

Berikut beberapa jenis burung kicauan yang paling banyak dipelihara oleh masyarakat Indonesia, yaitu:

1. Murai Batu

Murai Batu

Jenis burung kicauan pertama yang populer dan banyak dipelihara oleh masyarakat Indonesia adalah Murai Batu. Burung Murai Batu memiliki kasta yang tinggi dikarenakan dalam perlombaan sering dimasukkan ke dalam kategori kelas utama.

Hal itu dikarenakan burung Murai Batu memiliki suara yang merdu, bagus dan bervariasi. Ditambah ekornya yang panjang dan cantik, sehingga langsung menarik perhatian saat pertama kali melihatnya.

Harga burung Murai Batu memang tergolong mahal terutama jika sudah terlatih mengeluarkan bunyi, yaitu kisaran Rp 1,5 juta - Rp 2 juta.

2. Love Bird

Love Bird


Siapa yang tidak mengenal jenis burung kicauan ini? Para pecinta burung kicauan pasti sudah tak asing lagi, ya. Love Bird termasuk ke dalam salah satu jenis burung yang mudah berkicau dan paling mudah untuk dilatih. 

Sebenarnya, burung Love Bird bukan berasal dari Asia, melainkan berada jauh, yaitu Benua Afrika atau tepatnya berasal dari Madagaskar. Meski begitu, burung Love Bird sudah banyak dibudidayakan di Indonesia.

Suaranya yang unik dan mudah dilatih menjadi daya tarik tersendiri bagi para pecinta burung untuk memiliki Love Bird. 

Harga burung Love Bird berada di kisaran Rp 200 ribu sampai jutaan rupiah. Cocok untuk Anda yang ingin memeliharanya di rumah, lho.

3. Cucak Ijo

Cucak Ijo

Jenis burung kicauan ini sudah dipelihara oleh banyak masyarakat Indonesia, terutama para pecinta burung. Cucak Ijo memiliki suara yang merdu dan mampu meniru suara burung lain secara cepat.

Tak heran, Cucak Ijo sering tampil di berbagai kontes suara dan membuat namanya terkenal di seantero nusantara. Selain itu, Cucak Ijo juga mudah dilatih dan jinak karena kemampuan adaptasinya yang baik.

Jika tertarik memeliharanya, Anda harus mengeluarkan kocek sekitar Rp 1,3 juta - Rp 8,5 juta tergantung kualitas suaranya.

4. Kacer

Kacer

Burung Kacer memiliki kemampuan berkicau yang sangat baik dan mampu menirukan suara disekitarnya. Selain itu, jenis burung kicauan ini memiliki habitat di wilayah panas, seperti Jawa, Kalimantan hingga Afrika.

Burung Kacer sudah sulit ditemukan di alam liar, sehingga membuat harga pasarannya terbilang cukup tinggi. Apabila Anda berniat untuk memeliharanya, maka bisa membelinya dengan harga mulai dari Rp 250 ribu - Rp 1,5 juta. Hal ini tergantung pada kondisi, ukuran badan serta suaranya yang merdu.

5. Jalak Suren

Jalak Suren

Jalak Suren termasuk ke dalam jenis burung kicauan yang mudah dilatih dan populer untuk dijadikan peliharaan oleh masyarakat Indonesia. Burung dengan nama latin Sturnus contra ini masuk ke dalam famili Sturnidae yang merupakan burung endemik di Asia.

Tak hanya di Indonesia, Jalak Suren bisa Anda temukan juga di berbagai negara Asia Tenggara lainnya, seperti Malaysia, Brunei, Thailand hingga sekitaran Kamboja.

Ukuran burung Jalak Suren tidak terlalu besar, yaitu sekitar 24 cm dengan bulu berwarna hitam dan putih. Selain itu, burung Jalak Suren juga memiliki ciri lain, yaitu iris mata berwarna abu-abu. Paruhnya memiliki warna merah yang cantik dengan warna putih di bagian ujung.

Meskipun permintaan Jalak Suren cukup banyak di pasaran, namun harganya tidak terlalu mahal. Sebab, burung ini masih dapat Anda temukan di alam liar. 

Burung Jalak Suren yang baru ditemukan di hutan rata-rata memiliki harga pasaran Rp 300 ribu. Namun, jika sudah rajin berbunyi, harga yang dipasarkan bisa mencapai lebih dari Rp 1 juta.

6. Kenari

Burung Kenari

Burung Kenari termasuk ke dalam deretan burung kecil yang memiliki ukuran sekitar 8 cm - 10 cm saja. Burung Kenari memiliki suara yang sangat gacor, sehingga bisa menjadi alternatif untuk Anda yang ingin memeliharanya di rumah.

Untuk burung Kenari dengan suara yang masih memerlukan latihan, dipasarkan dengan harga kisaran Rp 200 ribu. Namun, jika suara burung kenari sudah gacor, harganya bisa mencapai Rp 1 jutaan.

7. Pleci

Pleci

Burung Pleci memiliki warna bulu khas sehingga mudah dikenali. Warna khas pada bulu burung Pleci adalah kuning, hijau lumut serta sedikit kehitaman. Burung Pleci sangat digemari oleh masyarakat Indonesia, sehingga terdapat banyak kontes suara untuk jenis burung kicauan ini.

Meski melatih suara burung Pleci sampai gacor membutuhkan kesabaran ekstra, namun Anda pasti bisa melatihnya hingga memiliki suara yang paling indah. 

Harga burung Pleci dipasaran cukup murah, yaitu mulai dari Rp 20 ribu sampai Rp 200 ribu. Tetapi, jika burung Pleci yang dijual pernah memenangkan kontes, harganya akan berkali-kali lipat menjadi Rp 900 ribu sampai jutaan rupiah.

8. Ciblek

Burung Ciblek

Jenis burung kicauan berikutnya yang banyak dipelihara dan rajin bunyi adalah burung Ciblek. Burung yang dikenal sebagai Perenjak Jawa ini memiliki endemik di pulau Jawa, Bali dan Sumatra. 

Burung Ciblek jantan dan betina bisa dibedakan dengan melihat ciri fisiknya, yaitu pada bagian warna paruh bagian bawah bulu tubuhnya. 

Ciblek Jantan memiliki warna paruh full hitam serta mata yang memerah saat mulai dewasa. Selain itu, perbedaan lainnya bisa diketahui dari suara yang dikeluarkannya juga.

Burung Ciblek Jantan memiliki suara yang bervariasi, sementara suara burung Ciblek Betina terkesan monoton. Meskipun tubuhnya kecil, burung Ciblek memiliki banyak penggemar dan sering dilombakan.

Harga burung Ciblek cukup terjangkau di pasaran, yaitu kisaran Rp 300 ribu - Rp 700 ribu tergantung bagaimana si burung dapat mengeluarkan suara indahnya.

9. Burung Anis Merah

Burung Anis Merah

Anis Merah dengan nama latin Geokichla citrina juga memiliki suara yang tak kalah merdu dengan burung-burung sebelumnya. Walau tak sepopuler Murai Batu, burung Anis Merah menjadi alternatif peliharaan masyarakat Indonesia karena suaranya yang indah dan enak didengar setiap hari.

Untuk perawatannya sendiri, burung Anis Merah termasuk gampang-gampang susah karena Anda harus konsisten dan disiplin hingga burung ini memiliki suara yang enak didengar. 

Seekor Anis Merah dipasarkan dengan harga mulai dari Rp 500 ribu sampai 1 jutaan rupiah.

10. Burung Kutilang

Burung Kutilang

Burung Kutilang (Pycnonotus aurigaster) menjadi salah satu jenis burung kicauan yang mudah ditemukan. Harga burung Kutilang termasuk murah dengan perawatannya tidak terlalu sulit untuk Anda lakukan.

Meskipun jarang dimasukkan ke dalam kontes suara, burung Kutilang tetap bisa Anda latih hingga mendapatkan suara yang gacor dan ngekek panjang.

Harga burung Kutilang di pasaran ada di kisaran Rp 40 ribu - Rp 3 juta tergantung jenisnya. 

Itulah beberapa jenis burung kicauan yang banyak dipelihara oleh masyarakat Indonesia. Nah, dari daftar di atas, burung kicau mana yang sudah yakin ingin Anda pelihara?

ikanesia
ikanesia Salam kenal semuanya. Saya adalah penulis utama sekaligus pemilik dari ikanesia.id

Posting Komentar untuk "Jenis Burung Kicauan yang Banyak Dipelihara Masyarakat Indonesia"