Lompat ke konten Lompat ke sidebar Lompat ke footer

Cara Ampuh Budidaya Ikan Guppy Di Lahan Sempit

Ikanesia.id - Ikan Guppy adalah salah satu ikan hias yang mudah untuk berkembang biak dan memiliki corak warna yang elegan. Habitat asli ikan ini alah danau dan sungai yang memiliki air yang tenang. ikan jenis ini juga bisa bertahan hidup di air payau yang memiliki kadar garam yang tinggi.

Corak ikan guppy yang beragam warna ini membuatnya menjadi salah satu ikan has favorit banyak orang. Ikan guppy juga sangat cocok dipelihara di aquarium aquascape.

Kalian bisa melakukan budidaya ikan Guppy untuk menambah pundi pundi rupiah walaupun tidak mempunyai lahan yang luas.. Yuk simak ulasan selengkapnya tentang cara mengembangbiakkan ikan guppy dilahan yang terbatas.


Cara Mudah Untuk Budidaya Ikan Guppy 

1 Memilih Indukan

Apabila kalian ingin merawat ikan guppy maka hal pertama yang penting dilakukan adalah dengan memilih indukan yang unggul. Kalian bisa membedakan jantan dan betina melalui penampakan fisik ikan tersebut. seekor ikan guppy betina akan memiliki bentuk yang bulat dengan warna yang cenderung kusam dan tidak memiliki sirip yang menjumpai. Sedangkan ikan Guppy jantan akan memiliki warna yang kontras dan terang sementara tubuhnya akan langsing. 
Cara Membedakan Ikan Guppy Jantan Dan Betina
Perbedaan Ikan Guppy Jantan Dan Betina

Umumnya ukuran tubuh ikan betina akan jauh lebih besar dibandingkan ikan jantan. Untuk bisa mengembangbiakkan ikan guppy maka alangkah baiknya untuk memilih indukan yang sudah berumur empat bulan. Warna dan bentuk ikan guppy sangatlah ditentukan oleh faktor genetis, sehingga kalian harus benar benar memperhatikan warna tubuh ikan tersebut. Agar menghasilkan Peranakan yang lebih baru, cobalah untuk menyilangkan induk guppy. 

2. Wadah Untuk Ikan Guppy 

Setelah memilih indukan untuk budidaya ikan guppy, persiapkan alat yang dibutuhkan untuk budidaya ikan ikan guppy. Karena kalian ingin budidaya ikan guppy di lahan terbatas maka wadah untuk pemijahan ini bisa berupa akuarium kecil, atau ember plastik. Setidaknya ada empat fungsi dari masing masing wadah tersebut untuk mengembangbiakkan ikan guppy. Diantaranya adalah untuk memisahkan induk, sebagai tempat pemijahan, tempat penetasan dan tempat pendederan.
Untuk luas dan ukuran dari wadah ini bisa bermacam macam dan tentunya disesuaikan dengan banyaknya ikan yang dipijahkan. Sedangkan untuk ketinggian wadah ini umumnya akan memerlukan minimal 30 cm kecuali untuk pendederan yang akan memerlukan wadah lebih dari 50 cm. Hal ini untuk menampung banyak sekali telur telur yang dihasilkan dari hasil pemijahan

3. Melakukan Pemisahan Induk

Sebelum dipijahkan, maka ada baiknya indukan jantan dan betina dipisahkan terlebih dahulu. Tempatkan ikan pada wadah yang terpisah dan sudah diisi dengan air bersih dan diganti setiap satu hingga tiga kali sehari. Pergantian air tidak perlu dilakukan secara menyeluruh, namun cukup mengeluarkan sepertiga air dan menambahkan dengan air baru. Berbeda jika melakukan proses pemberokan pada umumnya. 

Pemisahan ini sendiri dilakukan dengan tetap memberikan makan secara rutin. Berikan makanan ikan berupa daphnia atau moina sebanyak dua kali sehari. Hal ini akan sangat berguna agar indukan tetap fit dalam proses pemijahan. Hasil dari pemijahan pun akan semakin meningkat dan membuat kalian memiliki aneh ikan guppy yang beraneka ragam dan beraneka warna. 


4. Melakukan Pemijahan Ikan Guppy 

Ada beberapa hal yang harus kalian persiapkan sebelum melakukan proses pemijahan. Pertama persiapkan wadah pemijahan dan isilah dengan air bersih yang telah diendapkan selama kurang lebih 24 jam. Kalian juga harus memperhatikan kedalaman air dalam ember agar budidaya ikan guppy berhasil. Umumnya pastikan jika kedalaman air untuk tempat pemijahan sekitar 25 cm. 

Pemijahan ikan guppy sendiri bisa dilakukan secara satu persatu atau dengan cara massal. Pemijahan massal akan lebih dianjurkan supaya hasilnya bisa lebih banyak, lebih cepat, ekonomis dan jauh lebih praktis. Untuk melakukan pemijahan secara masal maka pastikan komposisi pemijahan massal antara ikan jantan dan betina 1:5. Namun bila kalian ragu, maka gunakan komposisi 1:2 saja. 

5. Penetasan Benih 

Jika kalian sudah selesai melakukan pemijahan pada ikan guppy maka langkah selanjutnya adalah mempersiapkan penetasan benih. Penetasan benih ini biasanya akan diberi aerasi. Pemberian aerasi pada wadah usahakan untuk tidak terlalu kuat agar tidak mengganggu larva ikan. Selalu jagalah kualitas air dengan cara mengganti sepertiga air baru setiap satu hingga tiga hari sekali sebagai langkah sukses untuk ternak ikan guppy. 

Ikan guppy sendiri merupakan ikan yang melahirkan sehingga embrio tumbuh di dalam perut hingga siap untuk dilahirkan. Lama kehamilan ikan ini terhitung selama tiga hingga empat minggu setelah proses pemijahan. Ciri ciri ikan guppy yang telah hamil bisa terlihat setelah dua minggu sejak pemijahan. Kalian bisa melihatnya dengan adanya tanda warna gelap di bagian bawah anus atau bekas melahirkan. 

6. Pendederan Benih / Pembesaran Burayak Ikan Guppy

Kolam pendederan ikan guppy sebaiknya diletakkan di ruangan yang terbuka. Sinar matahari akan diperlukan untuk membentuk warna yang cemerlang pada tubuh ikan guppy tersebut. Biasanya para pembudidaya akan menggunakan bak semen berukuran 1 kali 0,5 meter sebagai wadah pendederan. Karena lahan terbatas kalian juga bisa menggunakan ember yang agak luas dalam hal pendederan ini Tambahkan beberapa tanaman air seperti hydrilla atau eceng gondok yang memiliki fungsi sebagai tempat untuk berteduh.


Jangan lupa untuk memberikan aerasi pada kolam dengan air setinggi 40 cm. Air juga perlu untuk diperbarui setiap tiga hari sekali untuk menghasilkan ternak ikan guppy yang berkualitas. Untuk pakan yang bisa diberikan pada anak ikan yang masih berumur lima hari adalah artemia atau bisa juga menggunakan kuning telur yang direbus dan dihancurkan. Setelah sedikit besar maka kalian bisa memberikan udang renik atau kutu air yang sudah disaring. Saat lebih dari 20 hari, barulah berikan kutu air tanpa disaring atau cacing sutera. 


Kesimpulan Cara Ternak Ikan Guppy Di Lahan Sempit

Memang melakukan bisnis ikan guppy sangatlah menggiurkan karena akan mendapatkan banyak sekali keuntungan. Salah satu keunggulan lain dari memelihara ikan guppy adalah bisa di kembangbiakkan di lahan yang sempit. Hal ini tentu kabar baik bagi kalian yang ingin memelihara ikan yang cantik tanpa bingung untuk mengembangbiakkannya. Budidaya ikan hias Guppy bisa dilakukan di aquarium yang bisa diletakkan di dalam rumah.
Memelihara ikan guppy juga tidak memerlukan waktu yang ekstra. Meskipun begitu tingkat keberhasilannya relatif tinggi. Sehingga ikan ini dapat hidup dan berkembang biak dimana saja dan sangat cocok untuk kalian yang memiliki lahan terbatas. Kalian bisa menggunakan bak bak kontainer yang berukuran 60 liter dan sebuah aquarium. Namun meskipun begitu hasil peranakan ikan guppy akan aman banyak dan memiliki beragam warna. 

Budidaya ikan guppy di lahan sempit akan terus berkembang sehingga akan menghasilkan anakan yang beragam. Ada banyak sekali jenis jenis ikan guppy yang mesti kalian kenali mulai dari ikan guppy yang mirip dengan koi louhan, mas koki dan lain sebagainya. Terlebih lagi jika di daerah kalian terdapat agenda perlombaan ikan guppy, tentu hal ini sangat menguntungkan untuk mengembangkan ikan guppy secara massal.
Itulah beberapa cara yang bisa kalian lakukan untuk melakukan ternak ikan hias Guppy yang memiliki banyak sekali warna yang menarik. Wajib sekali bagi kalian yang sangat gemar memelihara ikan untuk memahami macam macam jenis ikan dan cara mengembangbiakkan ikan guppy yang benar. Sehingga kalian akan mendapatkan keuntungan yang berlipat ganda dari penjualan dan kontes ikan tersebut.  




Artikel Yang Mungkin Kalian Suka :