Lompat ke konten Lompat ke sidebar Lompat ke footer

6 Cara Menumbuhkan Ekor Ikan Cupang Agar Makin Indah

IKANESIA.ID - Penjual ikan Cupang pasti akan melakukan berbagai cara dan perawatan agar ikan cupang jualannya dapat tumbuh dengan baik dan cantik. Memerlukan beberapa teknik dan cara menumbuhkan ekor ikan Cupang agar makin indah dan menawan.

Cara Menumbuhkan Ekor Ikan Cupag Agar Makin Indah

Mayoritas orang yang memelihara dan menjual ikan Cupang pasti menginginkan ikannya bisa tumbuh dengan cantik. Dengan begitu, akan menarik banyak orang membelinya. Sekaligus penjual akan semakin senang melihatnya. Berikut langkah-langkah mudahnya:

Cara Menumbuhkan Ekor Ikan Cupang

1. Mengganti Air Dua Hari sekali

Perawatan paling penting yang harus dilakukan adalah melakukan penggantian air setiap dua hari sekali. Pastikan kejernihan dan kebersihan kandang ikan Cupang Anda, ini adalah hal paling berpengaruh. Agar ikan hias tersebut dapat tumbuh semakin indah.

Mengganti air ini juga bisa menjaga kesehatan ikan Cupang tetap terjaga. Hewan ini sangatlah tidak bisa hidup di air yang kotor dan keruh. Kecantikannya juga bisa berkurang dan akan lebih mudah jatuh sakit jika dibiarkan begitu saja.

2. Memindahkannya Tanpa Menyentuhnya

Berikutnya ketika Anda ingin memindahkan ke tempat lain, jangan sesekali menyentuh nya. Gunakan saringan atau alat bantu lainnya untuk melakukannya. Ini karena fisik ikan Cupang sangat mudah rusak. jadi lakukan pemindahan dengan sangat hati-hati.

Pemindahan dengan sedikit air juga lebih direkomendasikan daripada hanya menggunakan tangan dan saringan begitu saja. Ini akan meminimalisir adanya kerusakan pada tubuh ikan hias tersebut, seperti risiko sirip dan ekornya yang patah ataupun rusak.

3. Memberikan Pakan Hidup Bukan Kering

Bagi Anda para penyuka jenis ikan cupang memberikan makanan bagi hewan peliharaan satu ini juga harus sangat diperhatikan. Karena hal tersebut tentu saja dapat mempengaruhi kesehatannya. Meminimalisir penggunaan makanan kering, contohnya pelet.

Sebaiknya gunakan pilihan pakan hidup seperti jentik nyamuk, ulat, cacing ataupun kutu air. Ikan ini akan lebih lahap dan menyukai jenis makanan seperti itu. Selain itu, memberikan pakan makhluk hidup kecil seperti itu dapat menjaga kesehatannya.

4. Letakkan Daun Ketapang Kering dalam Air sebagai Antibiotik

Memberikan daun ketapang kering dalam air atau akuarium tempat ikan Cupang dapat menjadi antibiotik untuk hewan ini. Salah satu fungsinya adalah mengobati sirip atau ekor yang terluka karena suatu hal tertentu.

Selain itu, dengan memberikan daun ketapang dalam air di aquarium ikan Cupang, kadar keasamannya juga dapat terjaga. Sekaligus juga bisa membantu dalam proses pemulihannya. Dari sisi estetiknya. aquarium juga akan terlihat lebih cantik dan indah dari luar.

5. Berikan Sedikit Garam Khusus ke Dalam Aquarium Ikan

Pemberian garam khusus juga sangat dianjurkan untuk menjaga keseimbangan osmosis di dalam tubuh ikan Cupang. Tetapi, perlu diingat bahwa garam yang dimaksud bukanlah garam dapur untuk memasak. Ini adalah dan cara menumbuhkan ekor ikan Cupang yang cukup berperan penting.

Salah satu fungsi diberikannya garam khusus ini adalah membantu proses penyembuhan luka ikan. Kemudian menstabilkan metabolisme tubuhnya juga. Dengan begitu, ikan akan lebih cepat sembuh dan kembali sehat.

6. Berikan Metil Biru ketika Ekor dan Siripnya Patah

Ketika ekor atau sirip ikan Cupang patah, pasti pemiliknya akan bingung dan cukup panik menghadapinya. Tapi tidak perlu khawatir, Anda bisa membantu dalam proses penumbuhannya kembali lebih cepat.

Caranya adalah dengan memberikan metil biru secukupnya di air aquarium. Hasilnya, proses pemulihan dan pertumbuhan ekor atau sirip ikan Cupang akan lebih cepat dari biasanya. Sekitar kurang dari satu minggu saja sudah akan terlihat hasilnya. Tetapi, ini juga tergantung tingkat kerusakannya.

Demikian rangkuman dari ikanesia.id mengenai dan cara menumbuhkan ekor ikan Cupang. Anda dapat memperoleh lebih banyak informasi dengan menggunakan alternatif lain, seperti bertanya kepada pebisnis ikan Cupang atau pada pemelihara langsung.